Gie

Pernahkah Anda mendengar nama Su Fu Yi atau yang lebih dikenal dengan sebutan Soe Hok Gie? Merupakan seorang mahasiswa yang berani menentang kekuasaan Soekarno. Soe Hok Gie sendiri adalah salah seorang aktivis Indonesia sekaligus mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 1962–1969.

Ada sebuah kata bijak dan juga merupakan prinsip hidup yang layak kita cerna yakni

"Lebih baik terasingkan daripada harus menyerah pada Kemunafikan."

Sebagai seorang sastrawan ia juga membuat sebuah puisi yang berjudul "Sebuah Tanya"
berikut puisi tersebut:

“akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku”
(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mandalawangi
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)

“apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat”
(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara. tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)
“apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu. kita begitu berbeda dalam semua
hal kecuali dalam cinta?”


(haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti. seperti kabut pagi itu)
“manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru”

Gie merupakan seorang pecinta alam, ia merupakan pencetus pertama berdirinya pecinta alam UI. Kegiatan utamanya adalah melakukan pendakian di berbagai gunung di Indonesia. Dan yang pada akhirnya mengantarkan ia dan 7 rekannya (Anton Wiyana, A. Rahman, Freddy Lasut, Idhan Lubis, Herman Lantang, Rudy Badil, Aristides Katoppo). ke puncak abadi para dewa yaitu puncak Gunung Semeru (Mahameru) pada tahun 1969. Pada pendakian inilah Gie meninggal dunia, tepat tiga hari sebelum tanggal kelahirannya. Ia meninggal pada umur yang relatif muda sekitar 26 tahun.



Ia juga merupakan seorang laki - laki yang gemar menuliskan perjalanan hidupnya dalam sebuah catatn hidup (Diary). Catatn perjalanan hidupnya itu kemudian dicetak dan diterbitkan dengan judul "Catatan Seorang Demonstran". (1983). Catatan itulah yang menginspirasi Mira Lesmana (Produser) dan Riri Reza (Sutradara) untuk membuat filmnya yang sekarang dikenal dengan judul Gie, yang diperankan oleh Nikolas Saputra.

Semasa hidupnya sebagai seorang aktivis ia berani melontarkan pendapat - pendapatnya yang ditujukan kepada pemerintahan, yang mana hal itu dapat membahayakan kehidupan dan nyawanya sendiri. Suatu ketika ia pernah berbaring di depan para pasukan pengaman presiden Soekarno dengan tujuan untuk berhenti.

NB: Dari berbagai Sumber.

Tahukah Anda fungsi Ketupat yang sebenarnya?
Ketupat sendiri dalam bahasa jawa sering di sebut Kupat yang
sesungguhnya berasal dari bahasa asli
tlupat ( Bapak Damardjati Soepadjar ).

Katanya tlupat tadi berasal dari kata telu : Tiga dan papat :Empat.
Maksudnya dalam rukun islam ke - 3 dengan ke - 4 tidak bisa dipisahkan yakni zakat dengan puasa. Keduanya merupakan satu kesatuan.

Ketupat sebenarnya diciptakan oleh Sunan Kalijaga yang beliau gunakan sebagai media dakwah pada masa lalu. Sehingga adat tersebut berlangsung hingga saat ini.

Tapi yang tak kalah pentingnya, Ketupat merupakan salah satu cara masyarakat untuk memperhangat hubungan silaturahimnya dengan masyarakat lainnya.
Karena dengan saling memberi akan menjadikan kita lebih dekat dengan orang yang kita beri. Sehingga Hablumminannas akan terjalin dengan baik sesuai yang disyariatkan Islam.

Selain itu kita juga sudah ikut melestarikan budaya asli Jawa. jangan sampai ketupat diklaim bangasa asing.
Mari kita saling memberi ketupat. Karena begitu Indah berbagi dengan sesama.
Apakah Anda bisa Membuatnya?hehehe..

SELAMAT IDUL FITRI 1430 H. Mohon maaf Lahir Batin.

Alhamdulillah AKU dilahirkan di INDONESIA. Negeri Terkaya Sedunia (Harapanku).
Baik Kaya dengan Anak2 muda yang berkualitas, Kaya dengan Anak2 muda yang berjiwa Nasionalis dan Patriotis yang tinggi, Kaya dengan Anak2 muda yang peduli dengan nasib Bangsanya, dan Kaya dengan Anak2 muda yang ber-AKHLAK mulia, sesuai dengan tuntunan agama.

>>>>>>>> Tapi kekayaan yang aku harapkan tak akan dapat terwujud tanpa usaha semua kaum muda seperti kita untuk berusaha merubah segala macam adat barat yang dewasa ini menjamur di dalam kehidupan kita.
Negara kita sudah kehilangan peradabannya, karena kaum muda sekarang hampir semuanya tak memiliki adab.

**Suatu peradaban bangsa terbangun oleh sikap penduduknya yang beradab dan memiliki sopan - santun serta tak meningglakan budi luhur yang dimilikinya.**

Indonesia Raya

Ciptaan : W.R. Supratman / Wage Rudolf Supratman


Indonesia tanah airku

Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru

Indonesia bersatu

Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka

Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya

Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya